Langsung ke konten utama

Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Bengkulu Resmi Dikukuhkan



Keberadaan media online sekarang bukan merupakan media alternatif, namun telah masuk dalam kelas media mainstream. Dengan posisi demikian, media online juga diminta untuk memberikan dampak positif ditengah masyarakat, bukan sebaliknya. Hal ini disampaikan Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, saat menghadiri pengukuhan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bengkulu.

“Memang dibutuhkan satu format, aturan regulasi yang jelas dan memiliki kode etik. Sehingga nanti informasi disampaikan terarah. Karena satu berita diterbitkan, itu tidak bisa distop lagi dan pengaruhnya itu bisa sampai ke lapis bawah,” jelas Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Senin (02/10).

Selain itu, pemanfaatan media online yang sudah banyak dimanfaatkan masyarakat, yakni telah menembus angka 112 juta lebih. Sehingga kedepan media online juga perlu berbenah dan memberikan informasi menarik lainnya, tidak hanya berita pemerintahan dan kriminal semata.

“Artinya keberadaan media seperti ini jelas sangat efektif, efisien, cepat dan juga murah,” ungkap Rohidin Mersyah.

Ketua Umum SMSI Pusat Tegus Santosa mengatakan, tugas utama anggota SMSI hingga tahun depan fokus dalam pendataan dan ferifikasi media online, termasuk SMSI Bengkulu juga diwajibkan untuk melakukan hal tersebut. Pasalnya dari 21 media online yang ada di Bengkulu, hanya 14 media yang tersertifikasi.

“Jadi memang pekerjaan utama SMSI adalah isi dulu bangunannya itu. Selain itu urusan SMSI bukan hanya produk jurnalistik, tapi juga membangun perusahaan yang sehat secara ekonomi serta bermartabat,” terang Tegus Santosa yang juga merupakan pimpinan Rakyat Merdeka Online.

Sementara anggota SMSI merupakan perusahaan yang harus profesional dan wajib bertanggungjawab atas apa yang diberitakan. Selanjutnya, anggota SMSI kedepan bisa menjadi salah satu lokomotif pembangunan bagi daerah.

“Jadi kalau memang ada media yang tidak ingin menjadi perusahaan media profesional, ya mohn maaf tidak bisa bergabung dengan SMSI,” tutup Tegus Santosa.

Untuk kepengurusan SMSI Bengkulu, jabatan ketua dipercayakan kepada Rahimandani, Wibowo Susilo sebagai Sekretaris dan Erlan Oktriandi sebagai Bendahara. (Rian-Media Center Pemprov Bengkulu)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DPR RI Komisi IX Kunjungi Provinsi Bengkulu

Komisi IX DPR RI mekakukan kunjungan ke Provinsi Bengkulu, Selasa (2/5). Menjalankan fungsi DPR mengawasi beberapa kebijakan Pemerintah di bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan Pada kesempatan ini, Wakil Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi Pemerintah daerah dalam proses pelayanan kesehatan dan pegawasan Tenaga kerja asing (TKA). “Keterbatasan tenaga kesehatan dan pengawas tenaga kerja menjadi problem utama, sebab jumlahnya sangat timpang dari ribuan perusahaaan di Bengkulu hanya diawasi puluhan tenaga pengawas,” ujar Rohidin saat rapat bersama Komisi IX DPR RI di ruang rafflesia pemda Bengkulu, Selasa (2/5) Curhatan Wagub ditanggapi oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Saleh Partaoan Daulay, menueurtnya DPR RI selalu mengedepankan beberapa rancangan program daerah, dari kesehatan dan ketenagakerjaan tentu menjadi fokus utama bagi masyarakat. “Kami dari DPR RI selalu mendukung rancangan program daerah, khususnya Bengkulu yang menjadi provins...

Budaya Melayani dengan Ikhlas Harus Dimiliki PNS

Sebanyak 418 orang dari Organisasi Perangkat Daerah dan Guru Tata Usaha SMA dan SMK , mengikuti pengambilan sumpah janji pegawai negri sipil di lingkungan pemerintah Provinsi Bengkulu, Senin (7/10) di Aula Gedung Serba Guna Sekretariat Pemprov Bengkulu. Disampaikan Plt. Kepala Kepagawaian Pemprov Muhamad Irsan Maksud dari pengambilan sumpah janji Pegawai Negri Sipil (PNS) adalah sebagai suatu kesanggupan untuk mentaati keharusan atau tidak melakukan larangan yang ditentukan, diikrarkan dihadapan atasan yang berwenang menurut agama dan kepercayaan terhadap Tuhan YME. Selain itu Muhamad Irsan, untuk membina Pegawai Negri Sipil yang bersih jujur dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat yang benar-benar berorientasi  pada peningkatan pelayanan dan pembangunan masyarakat serta dapat melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya sehingga mampu menunjukkan figur PNS yang professional disiplin berbudaya serta berakhalak mulia. ...

Korban Longsor Dapat Bantuan, Akses Jalan Kembali Normal

Pemerintah Provinsi Bengkulu, bergerak cepat respon musibah bencana tanah longsor yang menerjang Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Jumat (5/5/2017). Menurut Ali Sadikin Plt Asisten I Setda Pemprov Bengkulu, pasca kejadian tersebut, tim telah bergerak ke lokasi kejadian hingga hari ini, Minggu 7 Mei 2017. “Tim yang terdiri dari Dinas Sosial, Dinas PU, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Asisten Setda Provinsi Bengkulu bekerjasama dengan Kabupaten Lebong terjun ke lokasi kejadian, mengerahkan alat berat dan peralatan untuk mengatasi jalan lintas yang sempat lumpuh,” ujar Ali Sadikin Minggu 7 Mei 2017, di lokasi kejadian. Ali Sadikin menambahkan, lokasi Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pegadang, tepatnya jalan lintas Lebong sebelumnya mengalami macet total, “baru saja kita melakukan pengecekan kembali di lokasi, sekarang lalu lintas sudah lancar,”ujarnya. Selain menurunkan alat berat dan beberapa peralatan lainnya, pemerintah Provinsi Bengkulu...