Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label sdm

Bukan Profesi “Pelarian" Widyaiswara Pemberi Warna Kualitas SDM Pegawai Negeri

Profesi Widyaiswara, merupakan profesi terhormat. Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengibaratkan, profesi Widyaiswara bak seorang Guru yang dituntut memiliki kemampuan intelektual, kematangan emosional dan profesional. Kualitasnya pun, dinilai turut dalam mewarnai kualitas Sumber Daya Manusia terutama bagi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan instansi lembaga maupun pemerintahan. "Widyaiswara inikan jabatan profesional, jadi standar kompetensinya harus betul-betul dimiliki. Standar menguasai ilmu, metode teknik mengajar, termasuk memahami dan menguasai suasana atmosfir kelas," terang Rohidin usai pembukaan bimbingan teknis Widyaiswara di aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bengkulu, Senin (16/10). Rohidin menegaskan, Widyaiswara merupakan pejabat karir. Komulatif poin kreditnya didapatkan dari mendidik dan mengajar, serta melatih dan termasuk dari poin keikut sertaan dalam peningkatan kompetensi seperti diklat untuk Widyaiswara sendiri, ju...

Meningkatkan SDM Pengelolaan Keuangan

Bengkulu, MC – Kemampuan Sumber daya manusia (SDM) pada tata kelola keuangan merupakan hal yang vital, khususnya pada Pemerintahan baik Pusat maupun Daerah. Kurangnya SDM yang mumpuni dalam pengelolaan kuangan ditenggarai menjadi penyebab tidak tercapainya predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hal ini disampaikan oleh   Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri pada Penyerahan Alumni S2 Program Beasiswa   State Accountability Revitalization   (STAR)   BPKP ke Instansi Asal Masing2, Selasa (12/9) di Gedung Magister Manajemen UNIB. Tampak hadir   Rekor Universitas Bengkulu   Ridwan Nurazi, Wakil Bupati Bengkulu Tengah   Septi Periyadi, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu, serta Alumni Magister Ekonomi yang peraih beasiswa STAR BPKP. Dijelaskan Hamka Sabri bahwa Provinsi Bengkulu membutuhkan SDM – SDM terkait pengelolaan keuangan, hal ini disebabkan   banyak sarjana – sarjana um...

Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Kembangkan Jiwa Kompetensi ASN

Peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) pada Aparatur Sipil Negara (ASN) mesti terus dilakukan secara berkesinambungan. Setiap ASN diwajibkan agar memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dalam meningkatkan pembangunan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat. “Sebagai pelayan masyarakat, tentunya ASN harus terus mengasah dan meningkatkan kemampuan teknis maupun non teknis,” ujar Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (PIM) Tingkat III angkatan XLVIII dan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV angkatan XXXIX di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Senin (8/5). Rohidin menambahkan, pengembangan kompetensi saat ini bukan lagi hanya mendidik dan melatih jiwa kepemimpinan, namun para peserta harus meningkatkan jiwa leadershipnya untuk memimpin. “Hampir semua diklat yang dikembangkan selalu ada muatan untuk soft kompetensi, penguatan sikap dan perilaku. Jiwa leadership lebih diperkuat dibandingkan manag...