Langsung ke konten utama

Forum Komunikasi Perindustrian dan Perdagangan se-Provinsi Bengkulu Dibentuk

Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sinkronisasi penyusunan program kegiatan perindustrian dan perdagangan kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2018, diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan untuk membentuk Forum Komunikasi Perindustrian dan Perdagangan (FKP2D) se-Provinsi Bengkulu, di salah satu Hotel kota Bengkulu, Rabu (11/10).

Kesepakatan tersebut ditandatangani seluruh peserta Rakor, yang terdiri dari perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten dan Kota Bengkulu dan disaksikan oleh Kepala Disperindag Provinsi Bengkulu.

Adapun FKP2D tersebut, beranggotakan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi industri dan perdagangan yang ada di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

Dengan terbentuknya FKP2D ini diharapkan,  tidak ada lagi program yang tidak terintegrasi antar provinsi dengan kabupaten/kota, dalam mewujudkan semua program kegiatan dalam pembangunan. 

“Tolong nanti program yang telah disinkronisasikan antara Provinsi Bengkulu dengan kabupaten/kota betul-betul dapat diimplementasikan  kepada kegiatan kita, sehingga tidak ada lagi program yang tidak terintegrasi,” tegas Kepala Disperindag Provinsi Bengkulu Lierwan, yang sekaligus menutup Rakor tersebut.

Dalam kespakatan tersebut, juga tercantum daftar usulan program/kegiatan pembangunan tahun anggaran 2018, yang akan diusulkan melalui APBD dan APBN Provinsi dan APBD kabupaten/kota.

Lampiran Berita Acara kesepakatan tersebut akan dilaporkan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota, yang akan ditembuskan melalui BAPPEDA masing-masing. (Saipul-Media Center Pemprov Bengkulu).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DPR RI Komisi IX Kunjungi Provinsi Bengkulu

Komisi IX DPR RI mekakukan kunjungan ke Provinsi Bengkulu, Selasa (2/5). Menjalankan fungsi DPR mengawasi beberapa kebijakan Pemerintah di bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan Pada kesempatan ini, Wakil Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi Pemerintah daerah dalam proses pelayanan kesehatan dan pegawasan Tenaga kerja asing (TKA). “Keterbatasan tenaga kesehatan dan pengawas tenaga kerja menjadi problem utama, sebab jumlahnya sangat timpang dari ribuan perusahaaan di Bengkulu hanya diawasi puluhan tenaga pengawas,” ujar Rohidin saat rapat bersama Komisi IX DPR RI di ruang rafflesia pemda Bengkulu, Selasa (2/5) Curhatan Wagub ditanggapi oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Saleh Partaoan Daulay, menueurtnya DPR RI selalu mengedepankan beberapa rancangan program daerah, dari kesehatan dan ketenagakerjaan tentu menjadi fokus utama bagi masyarakat. “Kami dari DPR RI selalu mendukung rancangan program daerah, khususnya Bengkulu yang menjadi provins...

Budaya Melayani dengan Ikhlas Harus Dimiliki PNS

Sebanyak 418 orang dari Organisasi Perangkat Daerah dan Guru Tata Usaha SMA dan SMK , mengikuti pengambilan sumpah janji pegawai negri sipil di lingkungan pemerintah Provinsi Bengkulu, Senin (7/10) di Aula Gedung Serba Guna Sekretariat Pemprov Bengkulu. Disampaikan Plt. Kepala Kepagawaian Pemprov Muhamad Irsan Maksud dari pengambilan sumpah janji Pegawai Negri Sipil (PNS) adalah sebagai suatu kesanggupan untuk mentaati keharusan atau tidak melakukan larangan yang ditentukan, diikrarkan dihadapan atasan yang berwenang menurut agama dan kepercayaan terhadap Tuhan YME. Selain itu Muhamad Irsan, untuk membina Pegawai Negri Sipil yang bersih jujur dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat yang benar-benar berorientasi  pada peningkatan pelayanan dan pembangunan masyarakat serta dapat melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya sehingga mampu menunjukkan figur PNS yang professional disiplin berbudaya serta berakhalak mulia. ...

Korban Longsor Dapat Bantuan, Akses Jalan Kembali Normal

Pemerintah Provinsi Bengkulu, bergerak cepat respon musibah bencana tanah longsor yang menerjang Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Jumat (5/5/2017). Menurut Ali Sadikin Plt Asisten I Setda Pemprov Bengkulu, pasca kejadian tersebut, tim telah bergerak ke lokasi kejadian hingga hari ini, Minggu 7 Mei 2017. “Tim yang terdiri dari Dinas Sosial, Dinas PU, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Asisten Setda Provinsi Bengkulu bekerjasama dengan Kabupaten Lebong terjun ke lokasi kejadian, mengerahkan alat berat dan peralatan untuk mengatasi jalan lintas yang sempat lumpuh,” ujar Ali Sadikin Minggu 7 Mei 2017, di lokasi kejadian. Ali Sadikin menambahkan, lokasi Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pegadang, tepatnya jalan lintas Lebong sebelumnya mengalami macet total, “baru saja kita melakukan pengecekan kembali di lokasi, sekarang lalu lintas sudah lancar,”ujarnya. Selain menurunkan alat berat dan beberapa peralatan lainnya, pemerintah Provinsi Bengkulu...