Langsung ke konten utama

Wagub Apresiasi Program “Hafiz Kecik”

Selain pemebangunan fisik, pembangunan spiritual juga sangat dibutuhkan di Provinsi Bengkulu. Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Rohidin Mersyah saat menghadiri lomba “Hafiz Kecik”, program hafalan Al-Quran yang digelar salah satu televisi lokal Bengkulu dalam menyambut bulan ramadhan.


Wakil gubernur Rohidin Mersyah, mengapresiasi program pencarian bakat berupa dalam bidang keagaaman ini, menurut Rohidin Mersyah sangat membanggakan apabila generasi muda di Provinsi Bengkulu banyak yang hafal alquran . hal ini akan memberi manfaat yang besar untuk masyarakat dan pembangunan provinsi Bengkulu.

“Saya kira kegiatan seperti ini harus kita support dan mendapatkan perhatian dari pemerintah, apalagi menjelang ramadhan sehingga syar islam betul – betul hidup.  karna kita sekarang dihadapkan dengan persoalan kenakalan remaja usia sekolah, Dengan kegiatan seperti ini saya kira akan sangat positif dampaknya,” ujar mantan wakil bupati Bengkulu Selatan ini

Dalam babak 60 besar pencarian “Hafiz Kecik”, Wagub hadir  sebagai juri kehormatan. Tampak senyum rasa bangga tersungging di wajah alumnus Universitas Gajah Mada ini, saat menyaksikan penampilan para peserta yang hafal dan lancar melafaskan ayat-ayat Al-Quran sesuai dengan soal pertanyaan yang diberikan.

Salah seorang peserta dari SDIT Al-Marjan Febria Erianti mengatakan, dirinya sangat senang bisa masuk sampai babak 60 besar dan berharap bisa jadi juara sehingga bisa membanggakan keluarga dan sekolah.

“Saya sudah mempersiapkan diri dengan menghafal beberapa juz ayat Al-Quran untuk mengikuti hafiz kecik ini” ujar siswi kelas 5 SD ini.

Acara “Hafiz Kecik” ini, merupakan program tahunan salah satu televise swasta Bengkulu dan telah memasuki musim ke tiga. Program ini ditayangkan selama bulan ramadhan. Para peserta diseleksi dari sekolah dasar se-kota Bengkulu. 

(Fredy-Media Center Pemprov Bengkulu)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DPR RI Komisi IX Kunjungi Provinsi Bengkulu

Komisi IX DPR RI mekakukan kunjungan ke Provinsi Bengkulu, Selasa (2/5). Menjalankan fungsi DPR mengawasi beberapa kebijakan Pemerintah di bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan Pada kesempatan ini, Wakil Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi Pemerintah daerah dalam proses pelayanan kesehatan dan pegawasan Tenaga kerja asing (TKA). “Keterbatasan tenaga kesehatan dan pengawas tenaga kerja menjadi problem utama, sebab jumlahnya sangat timpang dari ribuan perusahaaan di Bengkulu hanya diawasi puluhan tenaga pengawas,” ujar Rohidin saat rapat bersama Komisi IX DPR RI di ruang rafflesia pemda Bengkulu, Selasa (2/5) Curhatan Wagub ditanggapi oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Saleh Partaoan Daulay, menueurtnya DPR RI selalu mengedepankan beberapa rancangan program daerah, dari kesehatan dan ketenagakerjaan tentu menjadi fokus utama bagi masyarakat. “Kami dari DPR RI selalu mendukung rancangan program daerah, khususnya Bengkulu yang menjadi provins...

Budaya Melayani dengan Ikhlas Harus Dimiliki PNS

Sebanyak 418 orang dari Organisasi Perangkat Daerah dan Guru Tata Usaha SMA dan SMK , mengikuti pengambilan sumpah janji pegawai negri sipil di lingkungan pemerintah Provinsi Bengkulu, Senin (7/10) di Aula Gedung Serba Guna Sekretariat Pemprov Bengkulu. Disampaikan Plt. Kepala Kepagawaian Pemprov Muhamad Irsan Maksud dari pengambilan sumpah janji Pegawai Negri Sipil (PNS) adalah sebagai suatu kesanggupan untuk mentaati keharusan atau tidak melakukan larangan yang ditentukan, diikrarkan dihadapan atasan yang berwenang menurut agama dan kepercayaan terhadap Tuhan YME. Selain itu Muhamad Irsan, untuk membina Pegawai Negri Sipil yang bersih jujur dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat yang benar-benar berorientasi  pada peningkatan pelayanan dan pembangunan masyarakat serta dapat melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya sehingga mampu menunjukkan figur PNS yang professional disiplin berbudaya serta berakhalak mulia. ...

Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Kembangkan Jiwa Kompetensi ASN

Peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) pada Aparatur Sipil Negara (ASN) mesti terus dilakukan secara berkesinambungan. Setiap ASN diwajibkan agar memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dalam meningkatkan pembangunan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat. “Sebagai pelayan masyarakat, tentunya ASN harus terus mengasah dan meningkatkan kemampuan teknis maupun non teknis,” ujar Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (PIM) Tingkat III angkatan XLVIII dan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV angkatan XXXIX di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Senin (8/5). Rohidin menambahkan, pengembangan kompetensi saat ini bukan lagi hanya mendidik dan melatih jiwa kepemimpinan, namun para peserta harus meningkatkan jiwa leadershipnya untuk memimpin. “Hampir semua diklat yang dikembangkan selalu ada muatan untuk soft kompetensi, penguatan sikap dan perilaku. Jiwa leadership lebih diperkuat dibandingkan manag...