Langsung ke konten utama

Sinkronkan Pembangunan, Bengkulu Utara Gelar Pertemuan Terbatas dengan Pemprov


Bengkulu-Membangun Bumi Rafflesia tentu memerlukan kerjasama yang massif dan berkelanjutan antara Pemda Provinsi bersama 10 Pemda Kabupaten-Kota Se-Provinsi Bengkulu. Mensinkronkan pembangunan ini, Bupati Bengkulu Utara Mi’an bersama rombongannya menggelar audensi dengan Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, didampingi Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri dan Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Yuliswani.

Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, audensi Bupati Bengkulu Utara dan rombongan ini membahas terkait rencana kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke Provinsi Bengkulu terkait agenda pembagian sertifikat bagi warga Kampung Nelayan pada awal Mei 2018 nanti, dan Pemkab Bengkulu Utara meminta dijadikan sebagai salah objek kunjungan kepala Negara tersebut.

Lantaran di Bengkulu Utara akan dibangun beberapa fasilitas publik, seperti Rumah Sakit Pratama, Pasar Lagita dan SMK Maritim dan Perikanan. Untuk itu, Rohidin Mersyah meminta Pemkab Bengkulu Utara mempersiapkan diri terkait kunjungan Presiden ini.

Selain itu, pertemuan ini juga membahas sinkronisasi beberapa pembangunan lainnya, seperti jalan di kawasan Lebong Tandai, pembangunan pintu gerbang Kabupaten, serta status jalan kawasan Batiknau yang selama ini merupakan tanggung jawab pemerintah pusat.

“Saya kira ini hal yang positif ketika kabupaten-kota berkoordinasi langsung dengan provinsi, agar kepastian penganggaran itu jelas dan sinkron,” jelas Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, usai Audensi Bersama Bupati Bengkulu Utara dan Rombongan, di Ruang Kerjanya, Senin (15/01).

Hal senada diungkapkan Bupati Bengkulu Utara Mi’an usai menggelar audensi. Menurutnya, dari pertemuan ini ada beberapa kebijakan yang harus mendapatkan intervensi dan penekanan dari Gubernur terkait pembangunan dan penganggaran. terhadap rencana kunjungan Presiden RI, pihaknya menyatakan siap melakukan penyambutan sebaik mungkin.

“Paling tidak ini adalah koordinasi awal dengan Pak Gubernur selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat. Yang jelas langkah ini akan terus kita laksanakan, sekecil apapun permasalahan antara pemerintah kabupaten dengan proovinsi harus tetap berkoordinasi dengan baik,” ungkap Bupati Bengkulu Utara Mi’an. (Rian-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor Spanyol Jajal Investasi Sapi Galician Blond di Bengkulu

BENGKULU-MC. Menjadikan Provinsi Bengkulu sebagai “lumbung daging” sesuai dengan salah satu program Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu tampaknya mulai menemukan jalannya. Hal ini ditandai dengan kedatangan investor asal Spanyol yang tertarik berinvestasi di Bumi Rafflesia.
Bersama rekannya, Manuel Albores Cabo selaku President Director PT. Indogal Group meyakinkan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti, jika keberhasilan investasi ini bisa mengangkat nama Bengkulu dan mensejahterakan masyarakat.

Dikatakan Manuel Albores, dengan jenis sapi Galician Blond yang dikembangbiakkan di wilayah Bengkulu, besar kemungkinan proyek tersebut akan menjadikan Bengkulu sebagai daerah pengekspor daging terbesar di Indonesia.
 “Wilayah Indonesia termasuk Bengkulu sangat cocok dengan pengembangbiakan sapi Galician Blond yang nantinya juga dikawin silangkan dengan sapi local. Hal ini juga didukung kondisi cuaca dan iklim Bengkulu yang cocok sebagai lokasi peternakan,” ungkap Manuel Albores dalam presentasinya dih…

Tiga Raperda Akhirnya Disahkan

MC – Bengkulu, Tiga Raperda yakni RPJMD tahun 2016 - 2021, Penetapan Kawasan tanpa Rokok dan Penanggulangan Penyakit HIV – AIDS di Provinsi Bengkulu akhirnya disetujui oleh DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (13/6).

Sempat terjadi berdebatan sengit saat pengambilan keputusan terkait dengan penetapan Raperda Kawasan Tanpa Rokok, hal ini disebabkan dari delapan fraksi, 4 fraksi yakni fraksi PDIP, Golkar, Nasdem serta Partai Keadilan dan Pembangunan memilih setuju untuk ditetapkan.
Sedangkan 4 fraksi lainnya yakni Demokrat, Gerindra, PAN serta PKB memilih tidak setuju, hasil imbang ini akhirnya dilakukan voting dengan perolehan suara 21 menyetujui dan 8 tidak setuju.
Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti pun mengapresiasi jalannya demokrasi yang berjalan di DPRD Provinsi Bengkulu, menurut Gubernur kebersamaan tetap terjaga dan perbedaan yang tetap dihormati, merupakan demokrasi sesungguhnya yang diinginkan oleh Indonesia.

“Insya Allah Bengkulu melalui ruang paripurna ini mampu untuk berkontribusi k…

Seluruh OPD Diminta Optimalkan Kinerja Pelayanan Publik

Bengkulu-Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti menekankan ke seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemprov Bengkulu, mengoptimalkan kinerja pelayanan publik. Hal ini juga untuk menidaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo terkait peningkatan kinerja dan efesiensi pelaporan keuangan beberapa waktu lalu, dengan agenda Rakor Laporan atas Realisasi Anggaran tahun 2017.
Tidak hanya realisasi penggunaan anggaran, tetapi lebih mengutamakan dampak atas program yang dilaksanakan. Apakah anggaran yang telah dikeluarkan memberikan dampak positif bagi pembangunan daearah.
“Terkait dengan pelayanan publik jelas kita harus berbenah. Kalau kita sama-sama ingin bekerja serius, maka nilai A tidak mustahil bisa kita dapatkan,” ungkap Sekda Provinsi Begkulu Nopian Andusti pada Rapat Koordinasi Peningkatan Manajemen Akuntabilitas Kinerja, Peningkatan Pelayanan Publik dan Koordinasi Satgas Percepatan Berusaha, di Ruang Rapat Rafflesia, Setda Provinsi Bengkulu, Selasa …