Langsung ke konten utama

Bangun Pendidikan Karakter, Jadikan Sekolah Sebagai 'Rumah Kedua'


Bengkulu-Seperti prinsip 'Ing Ngarso Sung Tulodo' bagi seorang pendidik, tak sekadar menyampaikan pengetahuan. Lebih dari itu, guru dituntut mampu memberikan tauladan.

Pelaksana Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat sambutan di Hari Ulang Tahun SMA Negeri 8 Kota Bengkulu mengatakan, tauladan dari pengajar akan membangun pendidikan karakter.

"Berikan contoh perilaku, bukan sekadar transfers 'knowledge' melalui penjabaran materi dalam kelas. Termasuk bagaimana membangun semangat siswanya dengan menjadikan sekolah seperti taman yang nyaman atau rumah kedua untuk anak didik," jelas Rohidin, Selasa (16/1).

Rohidin bercerita, tempat sekolahnya dulu merupakan sekolah di daerah dan rintisan yang masih banyak keterbatasan. Kendati demikian, semangat dan suasana yang nyaman menjadikan peluang prestasi bisa diraih.

Memberikan contoh semangat, guru diharapkan tak mudah lontarkan keluhan. Pasalnya, masih saja ada oknum guru maupun kepala sekolah menyatakan pemerintah tak beri perhatian, hanya karena beberapa kegiatan belum didukung anggaran.

"Cuma tidak diberi ongkos transport berangkat lomba, kemudian bicara di media, pemerintah tidak memberi perhatian. Padahal dia paham kalau anggarannya memang tidak ada," ucap Rohidin.

Lucunya lagi, lanjut Plt Gubernur, setiap tahun hal semacam itu selalu ada. Untuk itu ia menginstruksikan agar dinas pendidikan ataupun instansi terkait lain, bisa menyiapkan plot anggaran dukungan kegiatan prestasi siswa, juga rewardnya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu, kata Rohidin, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan serta pemerataan. Untuk kepala sekolah tingkat SMA dan sederajat, dirinya berpesan agar tetap berinovasi meningkatkan prestasi sekolah, tak harus khawatir dengan issu mutasi.

"Saat ini policy saya, mana yang kosong, silahkan diisi oleh yang kompeten," tutupnya mengisyaratkan belum ada sinyal mutasi kepala sekolah. (Jamal-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Budaya Melayani dengan Ikhlas Harus Dimiliki PNS

Sebanyak 418 orang dari Organisasi Perangkat Daerah dan Guru Tata Usaha SMA dan SMK , mengikuti pengambilan sumpah janji pegawai negri sipil di lingkungan pemerintah Provinsi Bengkulu, Senin (7/10) di Aula Gedung Serba Guna Sekretariat Pemprov Bengkulu. Disampaikan Plt. Kepala Kepagawaian Pemprov Muhamad Irsan Maksud dari pengambilan sumpah janji Pegawai Negri Sipil (PNS) adalah sebagai suatu kesanggupan untuk mentaati keharusan atau tidak melakukan larangan yang ditentukan, diikrarkan dihadapan atasan yang berwenang menurut agama dan kepercayaan terhadap Tuhan YME. Selain itu Muhamad Irsan, untuk membina Pegawai Negri Sipil yang bersih jujur dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat yang benar-benar berorientasi  pada peningkatan pelayanan dan pembangunan masyarakat serta dapat melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya sehingga mampu menunjukkan figur PNS yang professional disiplin berbudaya serta berakhalak mulia. ...

DPR RI Komisi IX Kunjungi Provinsi Bengkulu

Komisi IX DPR RI mekakukan kunjungan ke Provinsi Bengkulu, Selasa (2/5). Menjalankan fungsi DPR mengawasi beberapa kebijakan Pemerintah di bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan Pada kesempatan ini, Wakil Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi Pemerintah daerah dalam proses pelayanan kesehatan dan pegawasan Tenaga kerja asing (TKA). “Keterbatasan tenaga kesehatan dan pengawas tenaga kerja menjadi problem utama, sebab jumlahnya sangat timpang dari ribuan perusahaaan di Bengkulu hanya diawasi puluhan tenaga pengawas,” ujar Rohidin saat rapat bersama Komisi IX DPR RI di ruang rafflesia pemda Bengkulu, Selasa (2/5) Curhatan Wagub ditanggapi oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Saleh Partaoan Daulay, menueurtnya DPR RI selalu mengedepankan beberapa rancangan program daerah, dari kesehatan dan ketenagakerjaan tentu menjadi fokus utama bagi masyarakat. “Kami dari DPR RI selalu mendukung rancangan program daerah, khususnya Bengkulu yang menjadi provins...

Korban Longsor Dapat Bantuan, Akses Jalan Kembali Normal

Pemerintah Provinsi Bengkulu, bergerak cepat respon musibah bencana tanah longsor yang menerjang Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Jumat (5/5/2017). Menurut Ali Sadikin Plt Asisten I Setda Pemprov Bengkulu, pasca kejadian tersebut, tim telah bergerak ke lokasi kejadian hingga hari ini, Minggu 7 Mei 2017. “Tim yang terdiri dari Dinas Sosial, Dinas PU, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Asisten Setda Provinsi Bengkulu bekerjasama dengan Kabupaten Lebong terjun ke lokasi kejadian, mengerahkan alat berat dan peralatan untuk mengatasi jalan lintas yang sempat lumpuh,” ujar Ali Sadikin Minggu 7 Mei 2017, di lokasi kejadian. Ali Sadikin menambahkan, lokasi Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pegadang, tepatnya jalan lintas Lebong sebelumnya mengalami macet total, “baru saja kita melakukan pengecekan kembali di lokasi, sekarang lalu lintas sudah lancar,”ujarnya. Selain menurunkan alat berat dan beberapa peralatan lainnya, pemerintah Provinsi Bengkulu...