Langsung ke konten utama

Dewan Provinsi Kembali Kaji Ulang 4 Raperda

Usulan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu yang mengajukan  empat Rancangan Peraturan Daerah (Raerda), yaitu  tentang perizinan perkebunan, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), pengelolaan barang milik daerah serta  Raperda  tentang penanaman modal, kembali tertunggak hasil pembahasannya.


Hal ini diketahui saat Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, dimana, pada masa sidang ke dua ini, Panitia Khusus  (Pansus) dari komisi I dan II yang menangani usulan Raperda tersebut, belum dapat memberikan kesimpulannya.

Langkah ini mereka lakukan dengan  alasan, masih perlu mengkaji ulang dan meneliti lebih dalam lagi tentang Raperda tersebut, sehingga produk itu nanti  dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat Provinsi Bengkulu.

“Untuk dikaji lebih dalam agar dapat menjadi Perda yang lebih baik dan  bermanfaat bagi masyarakat Bengkulu, maka komisi dua masih perlu pembahasan lebih lanjut, maka kami meminta perpanjangan  waktu,” sebut Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Batara Yudha, saat membacakan laporannya, di ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (10/7).

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah  Provinsi Bengkulu, Gotri Suyanto menanggapi santai atas permintaan perpanjangan waktu dari Pansus DPRD Provinsi tersebut.

Secara normatif Gotri mengatakan,  Pemda Provinsi Bengkulu menerima hal  tersebut dan akan selalu siap, jika diundang kembali untuk mengikuti Rapat Paripurna selanjutnya, ataupun diminta untuk memberikan penjelasan terkait usulan Raperda tersebut.

“Yang jelas kami dari OPD siap saja jika diminta kembali, jika dijadwalkan, untuk menjelaskan  perubahan Raperda yang kita ajukan,” kata Gotri, saat usai menghadiri Rapat Paripurna.(Saipul-Media Ceter Pemprov).


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor Spanyol Jajal Investasi Sapi Galician Blond di Bengkulu

BENGKULU-MC. Menjadikan Provinsi Bengkulu sebagai “lumbung daging” sesuai dengan salah satu program Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu tampaknya mulai menemukan jalannya. Hal ini ditandai dengan kedatangan investor asal Spanyol yang tertarik berinvestasi di Bumi Rafflesia.
Bersama rekannya, Manuel Albores Cabo selaku President Director PT. Indogal Group meyakinkan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti, jika keberhasilan investasi ini bisa mengangkat nama Bengkulu dan mensejahterakan masyarakat.

Dikatakan Manuel Albores, dengan jenis sapi Galician Blond yang dikembangbiakkan di wilayah Bengkulu, besar kemungkinan proyek tersebut akan menjadikan Bengkulu sebagai daerah pengekspor daging terbesar di Indonesia.
 “Wilayah Indonesia termasuk Bengkulu sangat cocok dengan pengembangbiakan sapi Galician Blond yang nantinya juga dikawin silangkan dengan sapi local. Hal ini juga didukung kondisi cuaca dan iklim Bengkulu yang cocok sebagai lokasi peternakan,” ungkap Manuel Albores dalam presentasinya dih…

Ratusan Pelajar Bengkulu Tolak Narkoba, Pornografi dan Kekerasan

Bengkulu-Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menghadiri sosialisasi dan pembekalan Anti Narkoba, Pornografi dan Kekerasan bagi ratusanpelajar se-Provinsi Bengkulu. Acara ini digelar Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Bengkulu Bersama Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja.
Kegiatan ini dianggap perlu karena penyalahgunaan narkoba, pornografi serta kekerasan di Indonesia saat ini, menjadi masalah serius yang harus diperangi bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Saya kira ini bagus sekali, untuk mendidik, memberikan semangat terhadap anak anak Bengkulu, apalagi terhadap peredaran narkoba dan kekerasan terhadap perempuan yang menjadi ancaman bagi generasi muda sekarang,” Ujar Plt Gubernur
Sosialisasi bahayadan pencegahan penyalahgunaan narkobadisampaikan langsung Direktur Reserse Narkoba Polda Bengkulu Kombes Pol.Imam Sachroni. Menurut Imam,kurangnya pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba menyebabkanrendahnya peran serta masyarakat dalam pencegahan dan pe…

SD Unggulan Aisyiyah Taman Harapan Curup Harus Mampu Jadi Rujukan

Suatu kebanggan bagi Provinsi Bengkulu pada Penganugerahan Pemenang Lomba Sekolah Sehat (LSS) 2017 yang berlangsung di Hotel Kartika Candra beberapa waktu lalu. SD Unggulan AisyiyahTaman Harapan Curup Kabupaten Rejang Lebong keluar sebagai juara I untuk kategori Sekolah dengan Pencapaian Terbaik (Best Achievement) tingkat SD/MI se-Indonesia.
Agenda tahunan Lomba Sekolah Sehat ini merupakan kompetisi bergengsi yang digelar oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri.
Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah sendiri mengapresiasi prestasi yang diraih SD Unggulan Aisyiyah ini dan menginginkan keberhasilan tersebut mampu diduplikasikan kepada sekolah – sekolah lain yang ada di Provinsi Bengkulu. Hal ini disampaikan saat Audensi Pemenang Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2017, Senin (21/8) bertempat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Pemprov Bengkulu.
“Saya sangat mengepresiasi ini dan saya ingin tindak lanju…