Langsung ke konten utama

Deputi Pencegahan KPK Dorong Penyerapan Anggran Pengadaan Barang Dan Jasa Lebih Cepat

Deputi pencegahan KPK Pahala Nainggolan Jumat (7/7) bertemu Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Pertemuan ini untuk memastikan kegiatan pemerintahan di Pemda Provinsi Bengkulu tetap berjalan dengan baik.



“Pertemuan ini memastikan pergerakan pemerintahan tidak stagnan. kegiatan pembangunan tetap berjalan dengan baik. nuansa pencegahan dan perbaikan harus betul betul kelihatan. maka ada beberapa saran dari KPK terkait bagaimana pengelolaan kelembagaan, SDM, proses pengadaan barang dan jasa perijinan tambang dan perkebunan dan pengutan inspektorat” ujar Plt. Gubernur Rohidin Mersyah usai bertemu tim Korsupgah KPK.

Disampaikan Rohidin, KPK akan tetap siap mendampingi Pemprov Bengkulu, Hal ini sangat dibutuhkan karena akselerasi kegiatan pembangunan yang bersih dan proporsional harus dikedepankan. Kejadian OTT KPK menjadi peringatan yang keras dan pelajaran yang berharga.

Sementara itu, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan mengatakan, selama hampir setahun didampingi tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi KPK hasilnya baik. Instrument yang dinginkan sudah dilaksanakan salah satunya pelayan terpadu satu pintu. Namun menurutnya, tujuan dan hasil yang didapat belum sejalan.

“Dengan kejadian  OTT ini,  KPK dan pak Wagub merasa bahwa rasanya kita perlu melihat kembali, kok instrumennya terpasang namun ada praktek yang tidak pas dengan tujuan pemasangan instrument ini, nah itu yang coba kita bicarakan jadi semacam kalau kita bilang titik nol baru kerjasama dengan KPK apalagi yang perlu  kita benahi,” kata Pahala Nainggolan

Selain itu, dikatakan Pahala Nainggolan  tidak boleh ada kegiatan pemerintah daerah terhambat terutama pengadaan barang dan jasa. KPK akan mengklarifikasi bagaimana yang sudah kontrak, tapi yg bekum lelang yang belum masuk ULP didorong secepatnya jangan sampai dana yang sudah di anggarkan tidak terrealisasi dan akhirnya dipotong.
“Kami dari pencegahan datang mendorong lebih cepat penyerapan anggaran pengadaan barang dan jasa meskipun kasusnya di pengadaan barang dan jasa,” tambah mantan auditor BPKP ini.

Sementara untuk sumber daya manusia, lebih lanjut akan disampaikan kepada Plt. Gubernur Rohidin Mersyah, seperti apa pembenahan yang harus dilakukan.  Dengan syarat regulasi tidak boleh ditabrak, kebutuhan daerah harus bisa dipenuhi, yang professional harus duduk di tempatnya. (Fredy-Media Center Pemprov)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Budaya Melayani dengan Ikhlas Harus Dimiliki PNS

Sebanyak 418 orang dari Organisasi Perangkat Daerah dan Guru Tata Usaha SMA dan SMK , mengikuti pengambilan sumpah janji pegawai negri sipil di lingkungan pemerintah Provinsi Bengkulu, Senin (7/10) di Aula Gedung Serba Guna Sekretariat Pemprov Bengkulu. Disampaikan Plt. Kepala Kepagawaian Pemprov Muhamad Irsan Maksud dari pengambilan sumpah janji Pegawai Negri Sipil (PNS) adalah sebagai suatu kesanggupan untuk mentaati keharusan atau tidak melakukan larangan yang ditentukan, diikrarkan dihadapan atasan yang berwenang menurut agama dan kepercayaan terhadap Tuhan YME. Selain itu Muhamad Irsan, untuk membina Pegawai Negri Sipil yang bersih jujur dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat yang benar-benar berorientasi  pada peningkatan pelayanan dan pembangunan masyarakat serta dapat melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya sehingga mampu menunjukkan figur PNS yang professional disiplin berbudaya serta berakhalak mulia. ...

DPR RI Komisi IX Kunjungi Provinsi Bengkulu

Komisi IX DPR RI mekakukan kunjungan ke Provinsi Bengkulu, Selasa (2/5). Menjalankan fungsi DPR mengawasi beberapa kebijakan Pemerintah di bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan Pada kesempatan ini, Wakil Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi Pemerintah daerah dalam proses pelayanan kesehatan dan pegawasan Tenaga kerja asing (TKA). “Keterbatasan tenaga kesehatan dan pengawas tenaga kerja menjadi problem utama, sebab jumlahnya sangat timpang dari ribuan perusahaaan di Bengkulu hanya diawasi puluhan tenaga pengawas,” ujar Rohidin saat rapat bersama Komisi IX DPR RI di ruang rafflesia pemda Bengkulu, Selasa (2/5) Curhatan Wagub ditanggapi oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Saleh Partaoan Daulay, menueurtnya DPR RI selalu mengedepankan beberapa rancangan program daerah, dari kesehatan dan ketenagakerjaan tentu menjadi fokus utama bagi masyarakat. “Kami dari DPR RI selalu mendukung rancangan program daerah, khususnya Bengkulu yang menjadi provins...

Korban Longsor Dapat Bantuan, Akses Jalan Kembali Normal

Pemerintah Provinsi Bengkulu, bergerak cepat respon musibah bencana tanah longsor yang menerjang Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Jumat (5/5/2017). Menurut Ali Sadikin Plt Asisten I Setda Pemprov Bengkulu, pasca kejadian tersebut, tim telah bergerak ke lokasi kejadian hingga hari ini, Minggu 7 Mei 2017. “Tim yang terdiri dari Dinas Sosial, Dinas PU, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Asisten Setda Provinsi Bengkulu bekerjasama dengan Kabupaten Lebong terjun ke lokasi kejadian, mengerahkan alat berat dan peralatan untuk mengatasi jalan lintas yang sempat lumpuh,” ujar Ali Sadikin Minggu 7 Mei 2017, di lokasi kejadian. Ali Sadikin menambahkan, lokasi Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pegadang, tepatnya jalan lintas Lebong sebelumnya mengalami macet total, “baru saja kita melakukan pengecekan kembali di lokasi, sekarang lalu lintas sudah lancar,”ujarnya. Selain menurunkan alat berat dan beberapa peralatan lainnya, pemerintah Provinsi Bengkulu...