Langsung ke konten utama

Tiga Raperda Akhirnya Disahkan

MC – Bengkulu, Tiga Raperda yakni RPJMD tahun 2016 - 2021, Penetapan Kawasan tanpa Rokok dan Penanggulangan Penyakit HIV – AIDS di Provinsi Bengkulu akhirnya disetujui oleh DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (13/6).


Sempat terjadi berdebatan sengit saat pengambilan keputusan terkait dengan penetapan Raperda Kawasan Tanpa Rokok, hal ini disebabkan dari delapan fraksi, 4 fraksi yakni fraksi PDIP, Golkar, Nasdem serta Partai Keadilan dan Pembangunan memilih setuju untuk ditetapkan.

Sedangkan 4 fraksi lainnya yakni Demokrat, Gerindra, PAN serta PKB memilih tidak setuju, hasil imbang ini akhirnya dilakukan voting dengan perolehan suara 21 menyetujui dan 8 tidak setuju.

Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti pun mengapresiasi jalannya demokrasi yang berjalan di DPRD Provinsi Bengkulu, menurut Gubernur kebersamaan tetap terjaga dan perbedaan yang tetap dihormati, merupakan demokrasi sesungguhnya yang diinginkan oleh Indonesia.


“Insya Allah Bengkulu melalui ruang paripurna ini mampu untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara, demokrasi harus mungkin dapat manjadi tauladan bagi daerah – daerah lain,” ungkap Gubernur Ridwan Mukti saat menyampaikan kata sambutan pada Sidang Istimewa DPRD di ruang sidang DPRD Provinsi Bengkulu.

Gubernur juga menambahkan bahwa dengan disetujuinya Raperda ini dapat menjadi landasan hukum dalam merumuskan kebijakan terhadap Raperda Provinsi dengan berpedoman kepada peraturan perundang – undangan yang berdasarkan kepada azas pembentukan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

“Saya atas nama pemerintah Provinsi Bengkulu mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Bengkulu yang telah berkenan melakukan pembahasan terhadap materi dan substansi Raperda ini,” jelas Ridwan Mukti. (Morecka)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor Spanyol Jajal Investasi Sapi Galician Blond di Bengkulu

BENGKULU-MC. Menjadikan Provinsi Bengkulu sebagai “lumbung daging” sesuai dengan salah satu program Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu tampaknya mulai menemukan jalannya. Hal ini ditandai dengan kedatangan investor asal Spanyol yang tertarik berinvestasi di Bumi Rafflesia.
Bersama rekannya, Manuel Albores Cabo selaku President Director PT. Indogal Group meyakinkan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti, jika keberhasilan investasi ini bisa mengangkat nama Bengkulu dan mensejahterakan masyarakat.

Dikatakan Manuel Albores, dengan jenis sapi Galician Blond yang dikembangbiakkan di wilayah Bengkulu, besar kemungkinan proyek tersebut akan menjadikan Bengkulu sebagai daerah pengekspor daging terbesar di Indonesia.
 “Wilayah Indonesia termasuk Bengkulu sangat cocok dengan pengembangbiakan sapi Galician Blond yang nantinya juga dikawin silangkan dengan sapi local. Hal ini juga didukung kondisi cuaca dan iklim Bengkulu yang cocok sebagai lokasi peternakan,” ungkap Manuel Albores dalam presentasinya dih…

Ratusan Pelajar Bengkulu Tolak Narkoba, Pornografi dan Kekerasan

Bengkulu-Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menghadiri sosialisasi dan pembekalan Anti Narkoba, Pornografi dan Kekerasan bagi ratusanpelajar se-Provinsi Bengkulu. Acara ini digelar Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Bengkulu Bersama Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja.
Kegiatan ini dianggap perlu karena penyalahgunaan narkoba, pornografi serta kekerasan di Indonesia saat ini, menjadi masalah serius yang harus diperangi bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Saya kira ini bagus sekali, untuk mendidik, memberikan semangat terhadap anak anak Bengkulu, apalagi terhadap peredaran narkoba dan kekerasan terhadap perempuan yang menjadi ancaman bagi generasi muda sekarang,” Ujar Plt Gubernur
Sosialisasi bahayadan pencegahan penyalahgunaan narkobadisampaikan langsung Direktur Reserse Narkoba Polda Bengkulu Kombes Pol.Imam Sachroni. Menurut Imam,kurangnya pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba menyebabkanrendahnya peran serta masyarakat dalam pencegahan dan pe…

SD Unggulan Aisyiyah Taman Harapan Curup Harus Mampu Jadi Rujukan

Suatu kebanggan bagi Provinsi Bengkulu pada Penganugerahan Pemenang Lomba Sekolah Sehat (LSS) 2017 yang berlangsung di Hotel Kartika Candra beberapa waktu lalu. SD Unggulan AisyiyahTaman Harapan Curup Kabupaten Rejang Lebong keluar sebagai juara I untuk kategori Sekolah dengan Pencapaian Terbaik (Best Achievement) tingkat SD/MI se-Indonesia.
Agenda tahunan Lomba Sekolah Sehat ini merupakan kompetisi bergengsi yang digelar oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri.
Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah sendiri mengapresiasi prestasi yang diraih SD Unggulan Aisyiyah ini dan menginginkan keberhasilan tersebut mampu diduplikasikan kepada sekolah – sekolah lain yang ada di Provinsi Bengkulu. Hal ini disampaikan saat Audensi Pemenang Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2017, Senin (21/8) bertempat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Pemprov Bengkulu.
“Saya sangat mengepresiasi ini dan saya ingin tindak lanju…