Langsung ke konten utama

Tertibkan aset, satpol pp serahkan mobnas mantan pejabat ke BPKAD

Bengkulu_MC. Kepala kantor satuan pamong praja provinsi Bengkulu Juniwanto jumat pagi menyerahkan  satu unit  mobil dinas  yang selama ini dikuasai  mantan pejabat   kepada kepala badan pengelolaan keuangan dan aset daerah provinsi bengkulu Heru susanto disaksikan kepala inspektorat Massa Siahaan.

Penarikan aset berupa kendaraan dinas ini dikatakan juniwanto sesuai instruksi dari badan pengelolaan keuangan dan aset daerah  sebagai bentuk upaya penertiban  aset pemda provinsi Bengkulu. Diketahui mobil Toyota kijang inova bernomor polisi BD 1994 AY dipakai mantan ketua kpid  zairin bastian dan  dalam kondisi rusak berat.

Ditambahkan juniwanto, masih banyak aset pemprov yang akan ditertibkan namun pelaksanaannya berdasarkan surat perintah dari sekda.  Penertiban ini akan dilakukan secara persuasif namun akan dilakukan penarikan  paksa jika tidak ada kesadaran untuk mengembalikan aset pemerintah tersebut.

“kawan-kawan yang masih memegang aset pemprov  yang bukan haknya lagi kami minta dengan kesadraannya untuk segera mengembalikan sebelum dilakukan penarikan oleh satuan polisi pamong praja” tegas juniwanto


Kepala Badan pengelolaan keuangan dan aset daerah Heru susanto  mengatakan, pencegahan korupsi terintegrasi adalah dengan penertiban aset yang diawasi tim korsupgah KPK. saat ini pihaknya masih mendata aset provinsi Bengkulu  yang pada bulan juli data tersebut akan dilaporkan ke kpk.

“kita berpacu dengan waktu, bulan ke tiga sampai bulan ke enam kita harus segera menertibkan. Dan bulan ke tujuh kita harus segera membuat laporan ke komisi pemberantasan korupsi republic Indonesia berkaitan dengan seluruh penertiban aset di lingkungan pemerintah provinsi Bengkulu” ujar heru

Sementara itu Kepala inspektorat provinsi Bengkulu Massa Siahaan mengatakan  penarikan kendaraan dinas ini menunjukkan bahwa pemerintah Bengkulu serius melakukan penertiban aset. Massa menghimbau agar seluruh aset pemda yang masih dikuasai mantan pejabat dan oknum yang tidak berhak  segera dikembalikan secara sukarela.

“ini salah satu bukti bahwa kita tidak main- main, semua aset-aset  yang masih dikuasai oleh teman-teman  yang tidak berhak tolong segera dikembalikan” ujar massa

Massa siahaan juga menegaskan inspektorat tidak akan menerbitkan surat pernyataan “clean dan clear” aset  jika tidak benar-benar dilakukan pengembalian aset. -Media Center Pemprov

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor Spanyol Jajal Investasi Sapi Galician Blond di Bengkulu

BENGKULU-MC. Menjadikan Provinsi Bengkulu sebagai “lumbung daging” sesuai dengan salah satu program Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu tampaknya mulai menemukan jalannya. Hal ini ditandai dengan kedatangan investor asal Spanyol yang tertarik berinvestasi di Bumi Rafflesia.
Bersama rekannya, Manuel Albores Cabo selaku President Director PT. Indogal Group meyakinkan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti, jika keberhasilan investasi ini bisa mengangkat nama Bengkulu dan mensejahterakan masyarakat.

Dikatakan Manuel Albores, dengan jenis sapi Galician Blond yang dikembangbiakkan di wilayah Bengkulu, besar kemungkinan proyek tersebut akan menjadikan Bengkulu sebagai daerah pengekspor daging terbesar di Indonesia.
 “Wilayah Indonesia termasuk Bengkulu sangat cocok dengan pengembangbiakan sapi Galician Blond yang nantinya juga dikawin silangkan dengan sapi local. Hal ini juga didukung kondisi cuaca dan iklim Bengkulu yang cocok sebagai lokasi peternakan,” ungkap Manuel Albores dalam presentasinya dih…

Tiga Raperda Akhirnya Disahkan

MC – Bengkulu, Tiga Raperda yakni RPJMD tahun 2016 - 2021, Penetapan Kawasan tanpa Rokok dan Penanggulangan Penyakit HIV – AIDS di Provinsi Bengkulu akhirnya disetujui oleh DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (13/6).

Sempat terjadi berdebatan sengit saat pengambilan keputusan terkait dengan penetapan Raperda Kawasan Tanpa Rokok, hal ini disebabkan dari delapan fraksi, 4 fraksi yakni fraksi PDIP, Golkar, Nasdem serta Partai Keadilan dan Pembangunan memilih setuju untuk ditetapkan.
Sedangkan 4 fraksi lainnya yakni Demokrat, Gerindra, PAN serta PKB memilih tidak setuju, hasil imbang ini akhirnya dilakukan voting dengan perolehan suara 21 menyetujui dan 8 tidak setuju.
Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti pun mengapresiasi jalannya demokrasi yang berjalan di DPRD Provinsi Bengkulu, menurut Gubernur kebersamaan tetap terjaga dan perbedaan yang tetap dihormati, merupakan demokrasi sesungguhnya yang diinginkan oleh Indonesia.

“Insya Allah Bengkulu melalui ruang paripurna ini mampu untuk berkontribusi k…

Seluruh OPD Diminta Optimalkan Kinerja Pelayanan Publik

Bengkulu-Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti menekankan ke seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemprov Bengkulu, mengoptimalkan kinerja pelayanan publik. Hal ini juga untuk menidaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo terkait peningkatan kinerja dan efesiensi pelaporan keuangan beberapa waktu lalu, dengan agenda Rakor Laporan atas Realisasi Anggaran tahun 2017.
Tidak hanya realisasi penggunaan anggaran, tetapi lebih mengutamakan dampak atas program yang dilaksanakan. Apakah anggaran yang telah dikeluarkan memberikan dampak positif bagi pembangunan daearah.
“Terkait dengan pelayanan publik jelas kita harus berbenah. Kalau kita sama-sama ingin bekerja serius, maka nilai A tidak mustahil bisa kita dapatkan,” ungkap Sekda Provinsi Begkulu Nopian Andusti pada Rapat Koordinasi Peningkatan Manajemen Akuntabilitas Kinerja, Peningkatan Pelayanan Publik dan Koordinasi Satgas Percepatan Berusaha, di Ruang Rapat Rafflesia, Setda Provinsi Bengkulu, Selasa …